SENDAWAR, Infokubar.id — Kontes Ternak Tahun 2026 di Kabupaten Kutai Barat berlangsung meriah dengan diikuti 40 peternak dari enam kecamatan. Sebanyak 92 ekor ternak diperlombakan dalam ajang yang digelar di lapangan samping Teras UMKM Itho, Kelurahan Simpang Raya, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pertanian Kutai Barat ini menghadirkan berbagai jenis ternak. Pada hari pertama terdiri dari sapi eksotis dan sapi Bali. Sementara untuk besoknya dilombakan kategori kambing dan babi pedaging.
Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Alexander Samson, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan partisipasi para peternak dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya peternakan, menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah yang terus didorong melalui peningkatan anggaran dan bantuan kepada petani serta peternak.
Sementara itu, Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menilai kontes ternak ini bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum penting bagi kemajuan sektor peternakan.
“Kontes ternak ini merupakan momentum penting bagi kemajuan sektor peternakan di daerah kita,” ujarnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pertukaran pengalaman antarpeternak dalam meningkatkan kualitas budidaya, mulai dari manajemen pakan hingga pemeliharaan ternak.
Bupati juga mendorong para peserta menjadikan kontes ini sebagai tolok ukur kualitas ternak yang dimiliki.
“Saya berharap ternak yang menjadi juara dapat menjadi contoh bibit unggul bagi pengembangan ke depan,” katanya.
Untuk menjaga objektivitas, penilaian dilakukan oleh dewan juri dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur.
Mengusung tema “Bangga Menjadi Peternak, Ternak Berkualitas, Daerah Sejahtera”, kegiatan ini diharapkan memberi kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan peternak serta mempererat hubungan antar pelaku usaha peternakan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Adapun tujuan kegiatan ini antara lain memberikan motivasi kepada peternak, mendorong penerapan manajemen pemeliharaan yang lebih baik, memberikan apresiasi dalam peningkatan populasi ternak, serta menjadi sarana promosi dan membuka peluang investasi di sektor peternakan.
Sebanyak 40 peternak dari Kecamatan Long Iram, Linggang Bigung, Barong Tongkok, Nyuatan, Sekolaq Darat, dan Melak turut ambil bagian dalam kontes ini. Total 92 ekor ternak diperlombakan, terdiri dari sapi eksotis dewasa dan pedet, sapi Bali dewasa dan bakalan, kambing, serta babi pedaging.
(*)



