Anggaran Beasiswa Naik Tajam, Disdikbud Kubar Apresiasi Komitmen Pendidikan Bupati Frederick Edwin

SENDAWAR, Infokubar.idKomitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam memperkuat sektor pendidikan dinilai tidak sekadar wacana. Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Frederick Edwin disebut menunjukkan perhatian yang nyata dan berkelanjutan, terutama melalui penguatan anggaran dan pemerataan pembangunan pendidikan di seluruh wilayah Kubar.

Penilaian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (PPD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat, Yusuf Subaryono. Ia menilai kepemimpinan Bupati Frederick Edwin konsisten dalam merealisasikan janji politik, khususnya yang berkaitan langsung dengan dunia pendidikan.

“Kalau di pemerintahan sekarang, Pak Bupati (red: Frederick Edwin) ini, beliau sangat konsisten dengan apa yang menjadi janji politik beliau. Kami rasakan betul itu di bidang beasiswa pendidikan,” kata Yusuf dilansir RRI Sendawar, Rabu, (21/01/2026).

Menurut Yusuf, salah satu bukti konkret dari komitmen tersebut terlihat pada lonjakan signifikan anggaran beasiswa pendidikan. Anggaran yang sebelumnya hanya berkisar ratusan juta rupiah, meningkat tajam pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Frederick Edwin.

“Beasiswa itu yang awalnya hanya dianggarkan sekitar Rp400 sampai Rp500 juta. Tapi di APBD Perubahan 2025 lalu, di awal beliau menjabat, langsung mendapat tambahan anggaran sekitar Rp3 miliar. Itu khusus untuk beasiswa, baik SD maupun SMP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program beasiswa tersebut menyasar dua kelompok utama, yakni siswa dari keluarga kurang mampu serta siswa berprestasi. Meski belum sepenuhnya menjangkau seluruh peserta didik di Kutai Barat, Yusuf menilai peningkatan anggaran ini sebagai langkah besar dibandingkan periode sebelumnya.

“Memang kalau Rp3 miliar itu kalau dibagikan ke semua siswa di Kubar belum sepenuhnya tercover, tapi melalui Pak Bupati sekarang anggarannya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Tak hanya dari sisi bantuan pendidikan, perhatian pemerintah daerah juga dirasakan melalui pemerataan pembangunan infrastruktur sekolah. Yusuf mengungkapkan, pembangunan fisik sektor pendidikan pada era kepemimpinan saat ini telah menjangkau seluruh kecamatan di Kutai Barat.

“Walaupun masih banyak yang perlu ditingkatkan, tapi di era beliau pemerataan pembangunan di dunia pendidikan benar-benar terwujud di 16 Kecamatan se Kutai Barat,” ucapnya.

Ia bahkan memastikan hampir seluruh kampung telah menerima sentuhan pembangunan fasilitas pendidikan, dengan jumlah paket pekerjaan fisik yang cukup besar dan terealisasi sesuai perencanaan.

“Di APBD 2025 kemarin ada sekitar 320 lebih paket fisik, mulai dari ruang kelas, WC, rumah dinas guru, semenisasi, pagar, sampai perpustakaan dan itu semua bisa terealisasi,” ujar Yusuf.

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke