Awalnya Ada 7 Calon, Kini Hanya 4 Calon Jamaah Haji Kubar yang Siap Berangkat

SENDAWAR, Infokubar.id — Jumlah calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2026 tercatat hanya empat orang. Angka ini jauh menurun dibandingkan kuota sebelumnya, seiring perubahan sistem penentuan kuota haji secara nasional.

Kepala Subbag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kutai Barat, Muhammad Rafik, menjelaskan bahwa kebijakan baru mengubah skema pembagian kuota dari tingkat kabupaten/kota menjadi berbasis provinsi.

“Memang sebelumnya, sebelum adanya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, kuota haji itu ditentukan per kabupaten/kota di setiap provinsi. Dulu, perhitungannya berdasarkan jumlah penduduk muslim, yakni sekitar 1 orang per 1.000 muslim,” ujar Rafik di aula Gedung PLHUT Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kubar, Kamis (9/4/2026).

Ia menyebutkan, dengan jumlah penduduk muslim sekitar 87 ribu jiwa, Kutai Barat sebelumnya memiliki kuota sekitar 86 orang. Namun, perubahan sistem bertujuan memangkas panjangnya antrean keberangkatan haji.

“Tujuan perubahan ini adalah untuk memangkas antrean haji yang sangat panjang. Di beberapa daerah seperti Sulawesi, antrean bahkan mencapai 50 tahun, sementara di Kalimantan Timur sekitar 30 tahun. Dengan sistem baru, antrean dipangkas menjadi sekitar 26 tahun,” terangnya.

Saat ini, katanya sistem keberangkatan didasarkan pada urutan pendaftaran. Siapa yang mendaftar lebih dulu, dia yang berangkat lebih dulu.

Untuk Kalimantan Timur tahun 2026, kuota mencapai sekitar 3.007 jemaah. Dari jumlah tersebut, Kutai Barat awalnya memiliki tujuh orang yang masuk daftar berangkat.

Namun, jumlah itu berkurang saat tahap pelunasan. Akhirnya hanya 4 orang yang melunasi biaya haji.

Ia merinci, satu orang meninggal dunia dan tidak dilanjutkan oleh ahli waris, sementara dua lainnya memilih menunda keberangkatan dengan alasan pribadi.

Sementara itu, kuota cadangan sebanyak 5 orang yang tersedia pun tidak terisi karena semuanya juga memilih menunda.

“Hingga tahap pelunasan kedua, jumlah tetap tidak bertambah dan akhirnya hanya 4 orang. Sisa kuota tersebut kemudian dikembalikan ke provinsi untuk diisi oleh daerah lain yang siap berangkat,” jelasnya.

Adapun calhaj Kutai Barat dijadwalkan berangkat dalam Kloter 17 embarkasi Balikpapan. Seluruh calhaj dijadwalkan masuk asrama haji pada tanggal 20 Mei mendatang. (*)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke