Baharuddin Muin: Pembangunan Infrastruktur Strategis Dorong Produktivitas Pertanian Babulu

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Muin.

SAMARINDA, Infokubar.id — Keterbatasan infrastruktur dasar masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Minimnya akses jalan pertanian dan fasilitas pendukung membuat aktivitas petani belum berjalan optimal.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Muin, menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pertanian di Babulu, terutama akses jalan, untuk mendukung produktivitas petani dan memperlancar distribusi hasil panen.

“Masih banyak petani yang mengalami kendala ketika menuju lahan atau mengangkut hasil produksi karena kondisi jalan yang tidak layak. Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan usaha tani perlu diprioritaskan,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Baharuddin menilai Babulu memiliki potensi pertanian besar, namun belum bisa dimaksimalkan akibat minimnya sarana pendukung seperti irigasi dan jaringan penghubung antarwilayah. Ia menekankan urgensi percepatan pembangunan Bendungan Talaki beserta sistem irigasinya sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kaltim.

“Daerah ini berpeluang menjadi salah satu pusat produksi pangan di Kalimantan Timur. Namun potensi tersebut tidak akan berkembang tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. Pembangunan bendungan dan jaringan irigasi harus terintegrasi dalam rencana pembangunan jangka menengah,” tegasnya.

Baharuddin mengungkapkan hingga saat ini belum ada pengalokasian anggaran khusus untuk pembangunan infrastruktur strategis tersebut, baik pada APBD Perubahan maupun awal APBD 2026. Kendati demikian, ia berkomitmen memperjuangkan kebutuhan riil masyarakat di DPRD.

“Ini bukan hanya pernyataan politik, tetapi bentuk respons atas kebutuhan riil masyarakat. Kami akan terus mengawalnya dalam pembahasan legislatif,” imbuhnya.

Selain persoalan pertanian, warga Babulu juga menyampaikan kebutuhan mendesak lain, seperti air bersih, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan merata. Baharuddin menegaskan semua aspirasi tersebut akan masuk agenda pengawasan dan penganggaran DPRD.

Babulu menjadi salah satu lokasi kunjungan kerja Menteri Pertanian beberapa waktu lalu. Menurut Baharuddin, kehadiran pejabat pusat menandai perhatian yang lebih besar terhadap wilayah yang selama ini minim sorotan.

“Kami berharap kunjungan itu tidak hanya bersifat seremonial. Diperlukan tindak lanjut berupa program konkret yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dengan dukungan infrastruktur dasar yang memadai, Baharuddin optimistis sektor pertanian di Babulu akan berkembang lebih pesat dan mendorong kesejahteraan warga.

“Apabila kebutuhan infrastruktur ini segera dipenuhi, saya yakin Babulu dapat berkembang menjadi salah satu lumbung pangan utama Kalimantan Timur,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke