SENDAWAR, Infokubar.id — Keheningan tengah malam di Kampung Long Iram Kota mendadak pecah ketika api terlihat membesar dari bagian belakang salah satu rumah warga. Dalam waktu singkat, kobaran merambat ke bangunan yang saling berdekatan hingga menghanguskan rumah bersambung tiga pintu serta sebuah perpustakaan yang juga difungsikan sebagai gudang SD Negeri 003 Long Iram.
Kebakaran terjadi di RT 002, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (30/7/2026), sekitar pukul 00.10 WITA. Dugaan sementara, api dipicu arus pendek atau korsleting listrik pada bagian belakang rumah yang ditempati Kasiyono.
Kesimpulan awal tersebut diperoleh setelah Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Barat bersama personel Polsek Long Iram melakukan olah tempat kejadian perkara. Di titik yang diduga menjadi awal kemunculan api, petugas menemukan potongan kabel instalasi listrik dalam kondisi terbakar.
Selain kabel, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, antara lain dua unit freezer dan tiga unit kulkas. Temuan itu masih diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran secara menyeluruh.
Malam itu, warga yang menyadari adanya kebakaran segera keluar dari rumah dan bergotong royong melakukan pemadaman secara manual. Keterbatasan sarana tidak menyurutkan upaya mereka menahan api agar tidak menjalar lebih luas ke permukiman sekitar.
Proses pemadaman dibantu satu unit mobil PKM Mini Kecamatan Long Iram dan satu unit mesin pompa air atau alkon. Setelah berlangsung selama lebih dari dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.45 WITA.
Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan melalui Pelaksana Sementara Kapolsek Long Iram, Ipda Rudi Rahmad, mengatakan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat bangunan dan barang-barang yang terbakar ditaksir mencapai sekitar Rp350 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan kurang lebih Rp350 juta,” ujar Rudi Rahmad.
Meski api telah dipadamkan, dampak kebakaran tidak hanya dirasakan penghuni rumah. Bangunan perpustakaan sekaligus gudang SD Negeri 003 Long Iram turut hangus, sehingga berpotensi mengganggu penyimpanan buku, perlengkapan, dan fasilitas penunjang kegiatan sekolah.
Petugas kemudian memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk menjaga area tetap steril. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, yakni Sahdi, Sriyati, dan Muhammad Nur. Keterangan para saksi akan dicocokkan dengan temuan di lapangan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum api membesar.
Kepolisian menegaskan bahwa korsleting listrik masih merupakan dugaan awal. Penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan titik asal api dan faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap cepatnya perambatan kebakaran.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, terutama pada rumah yang menggunakan banyak perangkat elektronik. Kabel yang telah lama, sambungan tidak sesuai standar, maupun beban listrik berlebihan dapat meningkatkan risiko hubungan arus pendek.
Polsek Long Iram mengimbau masyarakat segera memperbaiki instalasi yang rusak, menghindari penggunaan colokan bertumpuk, serta mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sebelum api berkembang lebih besar. (*)
Penulis | Editor : Lukman Hakim
