Persediaan di Kaltim Cukup, Jangan Ada Aksi Timbun Tabung dan Oksigen

  • Bagikan
Ilustrasi tabung oksigen (unsplash.com)

SAMARINDA, infokubar.id – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dikabarkan sempat mengalami kekurangan oksigen untuk kebutuhan penanganan Covid-19. Diketahui kebutuhan oksigen di Kaltim mencapai 40 ton/hari sedangkan pasokan hanya ada sekitar 32 ton/hari bersumber dari PT Samator Gas Samarinda. Sehingga diperlukan penambahan oksigen untuk mencukupi kebutuhan gas di masing-masing rumah sakit.

“Alhamdulillah kebutuhan gas kita sudah lebih dari cukup per harinya. Sekitar 68 ton per hari sudah siap untuk didistribusikan ke rumah sakit di Kaltim,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr. Hj Padilah Mante Runa.

Hal ini disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Kunker Kepala BNPB RI yang juga Ketua Satgas Covid-19 Nasional Letjen TNI Ganip Warsito, dipimpin Gubernur Kaltim Dr. H. Isran Noor di Balikpapan, secara luring dan daring pada Rabu (04/08) seperti dikutip dari rilis resmi Pemprov Kaltim.

Lebih lanjut Padilah menjelaskan, dukungan awalnya hanya dari satu sumber perusahaan, yaitu PT Samator Gas. Namun, setelah dibentuk Satgas Oksigen Kaltim, maka berbagai perusahaan gas di Benua Etam membantu atas koordinasi Disperindagkop dan UMKM Kaltim. Karena hal itu, dapat dipastikan kebutuhan oksigen di setiap rumah sakit sudah bisa tercukupi.

“Artinya, kelebihan oksigen ini memberi semangat bagi pasien Covid untuk tertangani dan sembuh,” jelas Padilah.

Adapun perusahaan yang turut berkontribusi menyumbangkan oksigen, yaitu PT Samator, SBM, MGR, PT. Kaltim Methanol Industri, dan PT. Pupuk Kaltim.

Sebelumnya Pemprov Kaltim meminta masyarakat maupun pemasok untuk tidak menimbun tabung dan oksigen, karena bisa mengakibatkan kelangkaan.

“Kami mengimbau jangan ada masyarakat, bahkan pemasok atau pengusaha kesehatan yang menimbun tabung maupun oksigen. Karena, ini sangat dibutuhkan masyarakat,” sebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Dr. HM. Jauhar Efendi beberapa waktu lalu.

Pria yang juga menjadi Pelaksana Harian Satgas Oksigen Kaltim ini mengingatkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 diperlukan dukungan moril dan semangat dari masyarakat, baik dari pemasok maupun pengusaha. Terutama untuk mendukung ketersediaan oksigen bagi pasien Covid.

Karena hal itu, imbuhnya Pemprov Kaltim mengajak bersama-sama untuk berbagi, terutama kepada korban yang terpapar Covid. Diimbau, warga yang sehat jangan menyetok tabung dan oksigen sehingga mengakibatkan di lapangan kosong. Mengingat keberadaan tabung dan oksigen di Kaltim saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. (tra/man)

Bagikan ke
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: