SENDAWAR, Infokubar.id — Pasca musibah longsor yang merusak bantaran Sungai Kedang Pahu, Kampung Benggeris, Kecamatan Muara Lawa, Indo Tambangraya Megah (ITM) Melak Group bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak. Bantuan kebutuhan pokok diserahkan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak langsung bencana alam tersebut.
Bantuan tersebut disalurkan ITM Melak Group melalui anak perusahaannya, yakni PT Trubaindo Coal Mining (TCM), PT Bharinto Ekatama (BEK), PT Tepian Indah Sukses (TIS), PT Graha Panca Karsa (GPK), dan PT Nusa Persada Resources (NPR) pada Selasa (27/01/2026).
Longsor di Kampung Benggeris RT 01 terjadi pada Minggu (25/01/2026) dini hari. Peristiwa longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Muara Lawa dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan terjadi pergerakan tanah dari lereng menuju sungai.
CD Head PT Trubaindo Coal Mining (TCM), Jones, menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan setelah pihak perusahaan menerima laporan terkait bencana longsor yang berdampak langsung pada sejumlah rumah warga.
“Untuk tahap awal tanggap darurat ini, kami menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak langsung. Isinya antara lain beras, telur, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya,” ujar Jones.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari pascabencana. Berdasarkan data sementara yang diterima perusahaan, terdapat lima kepala keluarga yang terdampak langsung akibat longsor tersebut.
“Informasi yang kami terima ada lima keluarga terdampak langsung. Karena itu, bantuan ini kami salurkan kepada lima keluarga tersebut,” jelasnya.
Jones menambahkan, ke depan ITM Melak Group telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk membahas langkah lanjutan pascabencana. Koordinasi ini dilakukan guna melihat kemungkinan bentuk bantuan tambahan yang dapat diberikan kepada warga Kampung Benggeris, mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu kampung binaan perusahaan.
“Kami juga menaruh perhatian pada aspek tanggap darurat lainnya, termasuk keselamatan dan kesehatan warga pascabencana. Untuk kemungkinan adanya warga yang terdampak tidak langsung, mekanismenya akan kami sesuaikan dengan ketentuan serta arahan dari pihak terkait,” tutup Jones.
Sementara itu, Petinggi Kampung Benggeris, Rano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh ITM Melak Group. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu warga yang saat ini masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana.
“Kami atas nama pemerintah kampung dan masyarakat Benggeris mengucapkan terima kasih kepada ITM Melak Group atas kepedulian dan bantuan yang telah disalurkan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak longsor,” ungkap Rano.
Diketahui, longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan kondisi tanah di bantaran Sungai Kedang Pahu menjadi tidak stabil. Akibatnya, sejumlah bangunan rumah warga di tepi sungai kehilangan penopang tanah. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Melalui penyaluran bantuan ini, ITM Melak Group menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan, khususnya saat terjadi kondisi darurat. Kepedulian ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung ketahanan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah kampung binaan.
ITM Melak Group berharap, bantuan yang disalurkan dapat membantu warga Kampung Benggeris dalam memenuhi kebutuhan dasar serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah setempat guna memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal dan tepat sasaran. (Adv)



