SENDAWAR, Infokubar.id – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, secara resmi mengukuhkan empat organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat, Senin (26/5/2025) malam. Keempat ormas tersebut, yakni: Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kutai Barat Periode 2025–2030, Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Periode 2025–2028, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Periode 2025–2030, serta Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Periode 2025–2030.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick menegaskan pentingnya peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menyebut keberadaan ormas yang mandiri dan berintegritas merupakan cerminan demokrasi serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
“Ormas keberadaannya memiliki peran yang sangat strategis dan vital dalam pembangunan bangsa. Ormas adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat, wadah bagi aspirasi, serta motor penggerak berbagai inisiatif positif,” ujar Bupati Frederick.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tidak hanya menjadi representasi keberagaman pemikiran, namun juga memiliki potensi besar bila disinergikan secara baik untuk mendukung kemajuan Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
“Semoga melalui keberadaan empat ormas ini, ke depan semakin berdampak signifikan terhadap pembangunan dan kesatuan masyarakat di Kutai Barat ini,” tambahnya.
Frederick juga menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan resmi atas eksistensi dan potensi keempat ormas tersebut untuk berkontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat.
Secara khusus, ia menyampaikan apresiasinya terhadap FKUB Kutai Barat yang dinilai telah berperan aktif menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah keberagaman.
“Mari kita jadikan momentum pengukuhan ini sebagai awal dari sinergi yang lebih erat antara pemerintah, seluruh elemen masyarakat, dan khususnya keempat ormas yang baru dikukuhkan ini,” ujarnya.
Bupati menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh pihak bersama-sama menjaga kondusifitas daerah dan mendorong terwujudnya Kutai Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan. (*)



