Pemprov Diminta Realistis dalam Rencana Pembangunan Kolam Renang Internasional 2026

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

SAMARINDA, Infokubar.id — Rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional di Kalimantan Timur pada 2026 kembali menjadi sorotan publik. Gagasan ini diusulkan Gubernur Rudy Mas’ud sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi olahraga daerah.

Namun, DPRD Kaltim menekankan pentingnya pertimbangan fiskal sebelum proyek besar dijalankan. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengingatkan agar Pemprov tidak tergesa-gesa menetapkan proyek tanpa kajian mendalam, terutama di tengah proyeksi keuangan daerah yang diperkirakan semakin menekan.

“Perencanaan harus dilakukan secara benar-benar matang. Kita perlu memastikan apakah pembangunan tersebut realistis dilakukan ketika kondisi keuangan daerah sedang tidak stabil,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Proyek kolam renang internasional rencananya dibangun di kawasan Hotel Atlet, Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet renang sekaligus ruang olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

Meski mendukung peningkatan sarana olahraga, Salehuddin menekankan aspek pembiayaan harus menjadi prioritas. Dengan proyeksi APBD Kaltim 2026 sekitar Rp15,15 triliun, pemerintah dituntut menetapkan program prioritas secara selektif dan terukur.

Ia mendorong Pemprov mempertimbangkan alternatif lebih efisien, seperti renovasi kolam renang GOR Segiri atau fasilitas olahraga di Palaran.

“Pertimbangannya harus matang. Bisa saja fasilitas yang sudah tersedia masih dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Salehuddin menegaskan DPRD tetap membuka kemungkinan dukungan, selama kajian teknis, skema pembiayaan, dan potensi manfaat proyek menunjukkan hasil positif.

“Jika jadi dibangun, kolam renang ini harus memberi manfaat signifikan bagi pembinaan atlet dan masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke